Berlainan, Kapan Sih Sebenarnya Peringatan Hari Ibu Internasional?

Berlainan, Kapan Sih Sebenarnya Peringatan Hari Ibu Internasional?

Pertanyaan mengenai kapan hari ibu tentu menjadi pertanyaan yang terus ditanyakan hampir setiap tahunnya. Di Indonesia sendiri, hari ibu dirayakan secara nasional pada 22 Desember. Mengapa berbeda dengan tanggal Hari Ibu Internasional atau negara lain? Perayaan Hari Ibu di Indonesia adalah hasill dari peresmian Presidek Soekarno di bawah Keppres No. 316 tahun 1959 pada tanggal 16 Desember 1959. Keppres tersebut dikeluarkan bersamaan dengan ulang tahun ke 25 Kongres Perempuan Indonesia 1928.

Mengapa yang dipilih adalah 22 Desember? Pemilihan tanggal tersebut didasari pada peringatan Kongres Perempuan Indonesia untuk merayakan semangat wanita dan meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara. Kongres Perempuan Indonesia sendiri dilaksanakan dalam rangka meningkatkan hak-hak perempuan di bidang Pendidikan dan  pernikahan.

Simak penjelasan lengkapnya di https://review.bukalapak.com/mom/wajib-tahu-ini-alasan-sejarah-peringatan-hari-ibu-jatuh-di-tanggal-22-desember-85630

Berbeda dengan tujuan awalnya, Hari Ibu kini diperingati dengan menyatakan rasa cinta kepada kaum ibu. Banyak anak yang memberikan hadiah, menyelenggarakan acara, atau kompetisi pada Hari Ibu seperti lomba masak, memakai kebaya, dll.

Sedangkan Hari Ibu Internasional memiliki sejarah yang berbeda dengan Hari Ibu di Indonesia. Hal ini bermula dari perjuangan Anna Jarvis di Amerika Serikat pada tahun 1905.

Ibunda Anna yang bernama Ann Reves Jarbis dikenal sebagai seorang aktivis perdamaian yang memperjuangkan kesehatan dan sanitasi masyarakat kala itu. Tak jarang, Ann juga merawat prajurit yang terluka saat perang berlangsung, tak peduli prajurit tersebut berada di pihaknya atau pihak lawan.

Tahun 1905, Ann Reves Jarvis pun wafat. Anna selaku anaknya mengkampanyekan agar Mother’s Day diakui di Amerika Serikat. Anna menginginkan agar ada tanggal khusus yang dipilih sebagai salah satu cara menghormati semua Ibu di dunia. Akhirnya Mother’s day pertama kali dirayakan pada tahun 1908, saat Anna memperingati kematian Ibunya. Peringatan tersebut dilaksanakan di St. Andrew’s Methodist Church.

Tidak semulus itu, proposal Anna agar Mother’s Day dijadikan libur nasional ditolak oleh Kongres. Pada tahun 1914, Woodrow Wilson menandatangani proklamasi agar Mother’s Day jatuh di Minggu kedua bulan Mei ditetepkan sebagai libur nasional. Sayangnya, seiring perkembangan waktu, Mother’s day semakin dikomersialkan. Anna pun geram dan memboikot peringatan Mother’s Day secara komersial tersebut. Ia ingin berusaha mengembalikan makna Mother’s Day yang sebenarnya.

Dari perjuangan Anna inilah minggu kedua di bulan Mei diadopsi sebagai peringatan hari Ibu di 75 negara. Karena banyaknya negara yang merayakan, meski hingga kini tidak dinyatakan secara resmi, banyak yang menganggap kalau minggu kedua di bulan Mei adalah Peringatan Hari Ibu Internasional.

Nyatanya, pelaksanaan perayaan hari Ibu di banyak negara juga beda-beda loh.

Di Inggris, perayaan Mothering Sunday adalah pada kisaran 1 Maret sampai 4 April. Biasanya Mothering Sundar akan dilaksanakan pada Minggu keempat pada masa Prapaskah.

Di Mesir, perayaan Hari Ibu jatuh pada 21 Maret. Setelah resmi, pelaksanaan hari Ibu ini kemudian diadopsi oleh negara-negara Arab lainnya.

Jepang dahulu kala merayakan hari Ibu setiap tanggal 6 Maret yang bertepatan dengan ulang tahun Permaisuri Kojun, yakni Ibunda Kaisar Akihito. Sejak tahun 1949, barulah Jepang merayakan hari Ibu layaknya 75 Negara lainnya, yakni di minggu kedua bulan Mei.

Berbeda dengan negara lainnya yang menggunakan kalender Masehi sebagai acuannya, Iran menggunakan kalender Hijriah dalam pelaksanaan Mother’s Day. Di Iran, perayaan hari Ibu dilaksanakan pada tanggal 20 Jumadil Akhir. Biasanya mereka akan merayakannya dengan berterima kasih dan memberi hadiah kepada Ibundanya.

Baca Juga :  Deretan Lirik Lagu Cinta untuk Mama yang Menyentuh

Leave a Reply